Alhamdulillah. 16 Ramadhan berlalu sudah. Segala puji bagi Allah pencipta sekalian alam.. Subuh yang indah penuh kedamaian.. Indah dan tenteram. Walau hati di perosok pelbagai himpitan.. Ianya tenang.. Al-Quran, Ya itulah penawarnya.. Sedikit penulisan yang ingin dikongsi bersama. Dengan harapan…semoga semuanya mendapat manfaat bersama dan dapat membantu menenangkan hati yang resah gelisah =)
Fikiran ini terlontar jauh.. teringat zaman dikala berumur 6 tahun.. Bapak bersama rotannya gigih mengajar kami mengaji. Alhamdulillah, berkat didikan bapak kami khatam Al-Quran. Bapak selalu berpesan, jika kita senang mahu pun susah, jadikan Al-Quran sebagai rujukan. Yakin disetiap bait ayat2 suci itu. Dan dikala hati gundah gulana bacalah ia.. dan dikala perlukan petunjuk gunalah ia..
subhanallah. Indah ayat2Nya.. Yakinlah pada ALLAH.. disetiap kesukaran pasti ada kemudahannya.. Disetiap tangisan pasti ada kebahagiaannya.. dan disetiap sakit pasti ada penawarnya.. dan disetiap kegagalan pasti ada kejayaanNYA.. :)
Di dalam ajaran Islam, bukan membaca Al Quran saja yang menjadi ibadah dan amal yang mendapat pahala dan rahmat, tetapi mendengarkan Al Quran pun begitu juga. Malahan sebahagian ulama mengatakan, bahwa mendengarkan orang membaca Al Quran pahalanya sama dengan orang yang membacanya
Pada suatu ketika datanglah seseorang kepada sahabat Rasulullah yang bernama Ibnu Mas’ud r.a. meminta nasehat, katanya: ” Wahai Ibnu Mas’ud, berilah nasehat yang dapat kujadikan obat bagi jiwaku yang sedang gelisah. Dalam beberapa hari ini, aku merasa tidak tenteram, jiwaku gelisah dan fikiranku kusut; makan tak enak, tidur tak nyenyak.”
Maka Ibnu Mas’ud menasihatinya, katanya:” Kalau penyakit itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat, yaitu ketempat orang membaca Al Quran, engkau baca Al Quran atau engkau dengar baik-baik orang yang membacanya; atau engkau pergi ke pengajian yang mengingatkan hati kepada Allah; atau engkau cari waktu dan tempat yang sunyi, disana engkau berkhalwat menyembah Allah, umpama di waktu tengah malam buta, di saat orang sedang tidur nyenyak, engkau bangun mengerjakan shalat malam, meminta dan memohon kepada Allah ketenangan jiwa, ketentraman fikiran dan kemurnian hati..
Mendengarkan bacaan Al Quran dengan baik, dapat menghibur perasaan sedih, menenangkan jiwa yang gelisah dan melunakkan hati yang keras, serta mendatangkan petunjuk. Itulah yang dimaksudkan dengan Rahmat Allah, yang diberikan kepada orang yang mendengarkan bacaan Al Quran dengan baik. Demikian besar mu’jizat Al Quran sebagai Wahyu Ilahi, yang tak bosan-bosan orang membaca dan mendengarkannya. Malahan semakin sering orang membaca dan mendengarkannya, semakin terpikat hatinya kepada Al Quran itu; bila Al Quran itu dibaca dengan lidah yang fasih, dengan suara yang baik dan merdu akan memberikan pengaruh kepada jiwa orang yang mendengarkannya, sehingga seolah-olah yang mendengarnya sudah ada di alam ghaib, bertemu langsung dengan Khaliknya. Bagaimana keadaan orang Mu’min tatkala mendengarkan bacaan Al Quran itu, digambarkan oleh firman Allah sebagai berikut:
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu, hanyalah mereka yang apabila disebut (nama) Allah, gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (Al Anfaal QS:8:2)

No comments:
Post a Comment